Siapa yang dalam hidup ini berani menyatakan dirinya bebas dari masalah?
Terlahir ke dunia ini itu sebenarnya sudah menjadi masalah bagi manusia.
Masalah, besar kecil, itu sebenarnya indikator kehidupan kita.
Sebagai contohnya adalah rasa sakit.
Suatu hari seorang saya mengeluh sakit kepala kepada seorang teman.
Apa jawaban yang saya terima? Dengan santainya teman saya berkata,”masih syukur kamu sakit kepala, artinya kamu masih punya kepala.”
Mungkin anda juga pernah mendapat jawaban itu.
Awalnya sih kesal, keluhan tidak mendapat tanggapan yang serius. Tapi jika dipikir-pikir apa yang dikatakan teman tadi tidak ada salahnya sama sekali.
Coba simak deh cerita ini.
Suatu kali, Sang Guru bertanya kepada murid-muridnya: “Siapa yang mau hidup tanpa masalah?” Semua murid tanpa ragu-ragu mengangkat tangan.
Sang Guru menceritakan bahwa setiap hari dalam perjalanan ke tempat kerja dia melewati sebuah tempat di mana orang-orang yang tinggal di sana tidak punya masalah sama sekali. Sang Guru kembali bertanya: “Apakah ada di antara kalian yang mau tinggal di kawasan bebas masalah ini?”
Para murid berpikir bahwa guru mereka sedang bergurau, namun Sang Guru meyakinkan mereka lagi: “Orang-orang ini tidak pernah bermasalah dengan berita di koran, tidak ada masalah pekerjaan, pernikahan, makanan, dan jelas sudah bebas finansial lho!”
Ketika para murid menjadi makin penasaran, Sang Guru menyelentuk: “Tempat itu adalah pekuburan dan orang-orang di sana sudah almarhum semua….”
Nah benarkan masalah adalah indikator kehidupan?
Masih ingin bebas dari masalah?
from:http://www.ceritabijak.com/uncategorized/10
Kamis, 08 November 2007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar